GUNUNGKIDUL -- Dari ujung Tenggara Yogyakarta, semangat Pramuka terus menyala. Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Gugus Depan pangkalan SMPN 3 Girisubo melaksanakan kegiatan Penjelajahan Pramuka Penggalang pada Rabu, 20 Mei 2026 di Pantai Krokoh.
Momentum ini sengaja dipilih untuk menyelaraskan ruh kebangkitan nasional dengan proses penempaan karakter generasi muda, agar mereka siap bangkit menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan dan diikuti oleh 18 peserta penggalang serta 8 pembina. Dalam penjelajahan ini, peserta melewati 5 pos kegiatan.
Kelima pos tersebut adalah pos kewarganegaraan, Dasa Dharma Pramuka, PBB tongkat, tali-temali, dan pengenalan alam sekitar melalui empon-empon.
Di Pos 1, peserta diuji pengetahuan tentang kewarganegaraan, khususnya materi Pancasila beserta lambang-lambangnya. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air kepada para penggalang.
Selanjutnya di Pos 2, peserta menghafal dan memahami Dasa Dharma Pramuka sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta tampak berusaha menunjukkan pemahaman serta penghayatan terhadap nilai-nilai kepramukaan.
Di Pos 3, kegiatan difokuskan pada latihan PBB menggunakan tongkat. Melalui kegiatan ini, peserta dilatih meningkatkan kekompakan, kedisiplinan, dan ketangkasan dalam baris-berbaris.
Kemudian pada Pos 4, peserta mempraktikkan keterampilan tali-temali yang menjadi salah satu kemampuan dasar dalam kegiatan kepramukaan. Peserta terlihat antusias saat mempraktikkan berbagai jenis simpul dan ikatan.
Sementara itu di Pos 5, peserta dikenalkan dengan alam sekitar melalui pengenalan berbagai jenis empon-empon atau tanaman herbal tradisional yang banyak dijumpai di lingkungan sekitar. Kegiatan ini memberikan edukasi tentang manfaat tanaman tradisional sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap potensi alam lokal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh karakter disiplin, tangguh, mandiri, serta semangat kebersamaan pada diri anggota Pramuka. Tumbuh bersama alam, belajar dalam perjalanan, dan bangkit untuk masa depan.
Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan media pembelajaran nyata untuk menumbuhkan sikap disiplin, tangguh, mandiri, serta mempererat tali kebersamaan dan solidaritas antar-anggota regu.
Dengan mentalitas yang ditempa di alam terbuka ini, diharapkan para peserta akan memiliki modal karakter yang kuat untuk bangkit dan mengukir masa depan yang gemilang.



0 Comments